Selasa, 22 Mei 2012
RSU Bangkalan : Pemakai Jamkesmas Orang Mampu
Jumat, 11 Juni 2010 03:09
AddThis Social Bookmark Button

 

Jakarta, 10/6 (Sigap)-  Rumah Sakit Umum Daerah Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan, Madura, adalah salah satu Rumah Sakit yang mengeluhkan tidak terarahnya program Jamkesmas, kepada mereka yang berhak.

 

"Pasien yang mengurus jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) sebagian besar dari kalangan keluarga mampu, sehingga pasien yang benar-benar dari keluarga miskin (gakin) dikhawatirkan tidak dapat terlayani dengan jaminan itu," kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dr Yusro, Kamis.

Ia menyebutkan hingga pertengahan 2010 dana yang dialokasikan untuk jamkesmas sebesar Rp1,5 miliar, dan kini tinggal separuhnya.

"Kami khawatir pasien yang benar-benar dari keluarga tidak mampu tidak bisa terlayani karena dananya sudah habis," kata Yusro.

Menurut dia, pasien yang memakai jamkesmas diindikasikan orang kaya. Sebab, kata dia, keluarga pasien yang mengurus surat tersebut memiliki sepeda motor, dan mobil.

"Saya yakin pasien tersebut bukan dari keluarga tidak mampu," katanya.

Menurut Yusro, jika kenyataan tersebut terus terjadi, bisa dipastikan pasien yang dari gakin terancam tidak terlayani.

Oleh karena it, pihaknya mengimbau kepada perangkat desa supaya jangan mudah mengeluarkan keterangan tidak mampu (KTM). "Harus diteliti dulu, kalau memang tidak mampu, dibuatkan surat keterangan itu, tapi kalau kelihatannya mampu, jangan dibuatkan, karena dana jamkesda ini untuk pasien yang tidak mampu ekonominya," katanya.

Ia mengatakan pihaknya akan mengajukan dana tambahan untuk jamkesmas kepada pemerintah pusat. "Sebab, jika tidak ditambah, dikhawatirkan dana tersebut habis sebelum akhir tahun," katanya.

Seperti diketahui, dana untuk Pelayanan Kesehatan masyarakat miskin di Puskesmas dan jaringannya disalurkan langsung dari Departemen Kesehatan (Ditjen Bina Kesehatan Masyarakat-red) kepada Puskesmas melalui pihak PT Pos Indonesia.

Sedangkan dana untuk Pelayanan Kesehatan masyarakat miskin di Rumah Sakit disalurkan langsung dari Departemen Kesehatan melalui Kas Negara (KPPN) ke rekening Bank Rumah Sakit, berdasarkan jumlah klaim rata-rata perbulan tahun sebelumnya. (laporan wa prasetia/ant)

 

 

Arsip Berita