Selasa, 22 Mei 2012
Distan Cirebon Antispasi Ulat Bulu Ancam Tanaman Mangga
Sabtu, 09 April 2011 14:59
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/4 (SIGAP) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon mengantisipasi kemungkinan serangan ulat bulu mengingat di daerah tersebut cukup banyak tanaman mangga, salah satunya memberikan bimbingan kepada para petani setempat.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan (PPPK) Kabupaten Cirebon Ali Effendi kepada wartawan di Sumber, Sabtu (9/4) mengatakan, pihaknya secara terus menerus memantau kemungkinan serangan hama ulut bulu pada mangga. Tetapi katanya, hingga saat ini masih aman dari serangan ulat bulu yang muncul di Jawa Timur dan Jawa tengah, bahkan kini terdengar menyerang tanaman di Bekasi dan Subang.

Dirinya menyebutkan, terdapat sekitar 9.000 hektare mangga, 3.000 diantaranya adalah mangga gedung gincu yang banyak diminati masyarakat Timur Tengah.

Kebun mangga tersebut biasa dipelihara dengan baik, terutama dari serangan berbagai hama termasuk ulat bulu.

"Disamping itu, kami menugaskan unit pelaksana teknis yang ada untuk terus memantau secara dini serangan hama ulat bulu tersebut," katanya.

Tujuan pemantauan agar jangan sampai serangan hama sudah mewabah baru ditangani, katanya.

Selain itu, Dinas PPPK Kabupatan Cirebon memiliki dana khusus untuk pemberantasan hama luar biasa. "Hingga kini dana tersebut belum pernah digunakan," katanya.

Menyinggung tentang produksi mangga, ia mengatakan sejak tahun lalu hingga kini buah mangga di Kabupaten itu kurang maksimal karena anomali cuaca.

Dalam keadaan normal produksi mangga bisa mencapai diatas 50 kilogram per pohon, tetapi kini ada yang tidak berbuah sama sakali.

"Kaluu bunga terus muncul, tetapi tidak sempat menjadi buah karena busuk terkena air hujan," tambahnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita