Selasa, 22 Mei 2012
Dinas Pertanian Bojonegoro Waspadai Serangan Ulat Bulu
Sabtu, 09 April 2011 09:02
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta,9/4 (SIGAP) - Dinas Pertanian Bojonegoro, Jatim, terus mewaspadai munculnya serangan ulat bulu di wilayah setempat, dengan menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan di seluruh wilayah Bojonegoro.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Subekti, Sabtu (9/4) mengatakan, Dinasnya terjunkan tujuh personel pemantau ulat, untuk melakukan identifikasi adanya kemungkinan ulat bulu di seluruh wilayah Bojonegoro.

Subekti mengakui adanya hama ulat bulu di SDN Ngablak, Desa Ngablak, Kecamatan Dander dan lingkungan pemkab, semuanya menempel di pohon. Apabila populasi ulat tersebut semakin bertambah, tidak tertutup kemungkinan bisa menyerang berbagai macam tanaman.

"Meski ulat itu hanya memakan daun, bagaimanapun juga tetap harus dicegah perkembangannya," katanya.

Subekti mengaku, tidak bisa menjelaskan penyebab munculnya serangan ulat bulu di wilayah setempat. Yang jelas, ulat bulu yang ditemukan di Desa Ngablak dan lingkungan pemkab, dikirim ke Surabaya untuk diteliti.

Sementara ini, dari penjelasan Balai Proteksi Tanaman Dinas Pertanian Jatim, ulat bulu yang ada di Bojonegoro, berbeda dengan ulat bulu yang menyerang di berbagai daerah di Jatim.

Dirinya meminta petugas yang diterjunkan secepatnya melapor jika menemukan ulat bulu di wilayah Bojonegoro. Termasuk masyarakat yang menemukan ulat tersebut, di pohon, diminta tidak dibakar, karena dengan dibakar bisa merusak tanaman.

"Pembasmiannya tidak sulit yakni cukup disemprot dengan obat anti ulat yaitu Santador. Kalau dibakar atau disemprot dengan obat serangga, bisa merusak tanaman secara keseluruhan," jelasnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita