Selasa, 22 Mei 2012
PPL: Ulat Bulu Mulai Menyerang Kudus
Jumat, 08 April 2011 08:51
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 8/4 (SIGAP) - Ulat bulu mulai menyerang sejumlah pohon mangga milik warga yang ada di dua desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sehingga membuat warga harus kerja keras melakukan pembasmian sebelum populasinya bertambah.

Menurut Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Kudus Aris Priambudi di Kudus, Jumat (8/4) mengatakan, dua desa yang mulai diserang ulat bulu, yakni di Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo dan Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati.

"Saat ini, populasi ulat bulu yang berkembang biak di sejumlah pohon mangga milik warga mencapai puluhan ribu ekor. Bahkan, saat ini jumlahnya bisa bertambah," ujarnya.

Selama ini, kata Aris, pohon mangga dipilih sebagai inang bagi ulat bulu, sehingga serangan yang terjadi di dua desa diawali dari pohon mangga.

Apabila populasinya berkembang lebih banyak lagi, dimungkinkan pindah ke jenis pohon lainnya.

Untuk memutus mata rantai populasinya, katanya, Dinas Pertanian mulai memberantasnya dengan menyemprotkan cairan insektisida di sejumlah pohon yang dijadikan sarang ulat bulu.

Dirinya berharap, masyarakat juga turut serta memberantas dengan berbagai cara, karena populasi ulat bulu yang berasal dari generasi kedua sulit diberantas.

Meningkatnya populasi ulat bulu ini, diduga karena disebabkan oleh anomali cuaca dan berkurangnya predator pemangsa ulat bulu.

Sementara itu, Kepala Desa Jati Kulon Sugeng Prasetyo mengungkapkan, serangan ulat bulu di desanya tersebar di tiga rukun tetangga, meliputi RT 1, 2 dan 3 dengan cara menempel di dahan dan batang pohon mangga.

Adapun jumlah pohon yang diserang, katanya, ada 11 pohon yang merupakan milik 11 warga yang tersebar di tiga RT.

Pada malam hari, katanya, ulat bulu tersebut beraktivitas mencari makan, sehingga sebagian ulat ada yang masuk hingga teras rumah warga.

"Sedangkan pada siang hari, sebagian besar ulat bulu menempel di pohon mangga," ujarnya.

Untuk memutus mata rantai populasinya, katanya, lima warga berinisiatif memotong pohon mangga tersebut dan membasmi ulat bulu dengan cara dipendam dalam tanah.

Salah seorang warga, Edi Sutaryo mengungkapkan, serangan ulat bulu berawal dari pohon mangga milik tetangga satu minggu yang lalu.

"Kenyataannya, serangan ulat bulu tersebut meluas hingga ke beberapa pohon mangga milik tetangga lainnya. Termasuk pohon mangga milik saya yang ada di depan rumah," ujarnya.

Jumlah populasinya, kata Edi, mencapai ribuan, meskipun baru beberapa hari diketahui.

Edi mengatakan, awalnya ulat bulu tersebut hanya memakan daun pohon mangga.

"Tetapi, sebagian ulat bulu tersebut mulai merambah teras rumah," ujarnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita