Selasa, 22 Mei 2012
Balai BMKG: Sumut Tak Miliki Ancaman Asap
Rabu, 06 April 2011 05:06
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 6/4 (SIGAP) - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menyatakan, Sumatera Utara tidak memiliki ancaman asap karena sedang memasuki puncak curah hujan kedua.

Staf Pelayanan Data dan Informasi Balai BMKG Wilayah I Medan Nora Valecia yang dihubungi ANTARA Medan, Rabu (6/4) mengatakan, meski masih dalam musim kemarau, tetapi Sumut sedang mengalami pancaroba menuju puncak curah hujan.

Karena itu, katanya, BBMKG Wilayah I Medan memperkirakan potensi ancaman asap tersebut diperkirakan tidak terdapat di Sumut.

Ancaman itu justru ada di provinsi tetangga Sumut yakni Riau, Jambi, dan Sumatera Barat, kata Nora.

Meski demikian, BBMKG Wilayah I Medan memperkirakan Sumut masih memiliki potensi titik api yakni di Kabupaten Langkat, Labuhan Batu, dan Tapanuli Selatan.

Hal itu disebabkan suhu cuaca di tiga daerah itu cukup tinggi dan masih adanya praktik pembakaran lahan yang dilakukan masyarakat.

Hujan lokal BBMKG Wilayah I Medan juga memperkirakan Sumut akan menerima curah hujan bersifat lokal dengan intensitas yang bervariasi.

"Ada yang intensitasnya lebat, ada juga yang sedang," kata Nora Valecia.

Peluang itu terjadi karena masih banyaknya gangguan cuaca berupa tekanan rfendah di Samudera Pasific dan perairan di barat Sumatera yang menyebabkan adanya angin pembawa hujan yang bertiup ke Sumut.

Kondisi itu juga menyebabkan Sumut memiliki potensi menerima tiupan angin kencang dalam beberapa hari ke depan yang diperkirakan dapat mencapai 30 knot (54 Km per jam).

Adapun dari suhu cuaca, tingkatnya bervariasi sesuai daerah seperti di perkotaan 23-34 derajat celsius, pegunungan 15-27 derajat celsius, dan pesisir pantai 24-33 derajat celsius.

"Sedangkan untuk hari ini (Rabu, 6/4), suhunya diperkirakan 23-32 derajat celsius," kata Nora. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita