Selasa, 22 Mei 2012
JICA Bantu Ratusan SMP/MTS Di Pandeglang
Rabu, 06 April 2011 03:41
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 6/4 (SIGAP)- Japan International Coorpertion Agency (JICA) membantu dana bagi ratusan sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah di Kabupaten Pandeglang, Banten, guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Undang Suhendar di Pandeglang, Rabu (6/4) menjelaskan, sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) yang mendapat bantuan itu tersebar di 15 kecamatan.

Total bantuan, menurutnya, cukup besar, dan masing-masing sekolah menerima Rp7 juta dari JICA. "Total bantuan yang diterima setiap sekolah Rp11 juta, yakni dari JICA Rp7 juta, dan dari pemerintah daerah sebagai dana pendamping Rp4 juta," katanya.

Undang Suhendar mengatakan, perkembangan sekolah penerima bantuan dari JICA terus dipantau, guna mengetahui peningkatan yang telah dicapai.

"Perwakilan dari JICA rutin datang ke Pandeglang sebulan dua kali untuk memantau perkembangan sekolah yang mendapat bantuan dari mereka," katanya.

Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding-MoU) kerja sama peningkatan pendidikan itu telah ditandatangani Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi dan tim ahli Jica Naomi Takasawa di Pandeglang pada 14 Januari 2010.

Salah satu klausul dari MoU itu, yakni JICA siap membantu pendanaan dan pembinaan SMP dan MTs di 15 kecamatan dari 35 kecamatan yang ada, sedangkan untuk sekolah di 20 kecamatan lainnya ditanggung jawan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Menurutnya, perhatian JICA terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Pandeglang cukp besar, terutama dalam bantuan pendanaan.

Pada 2009 JICA memberikan bantuan untuk pendidikan di daerah itu sebesar Rp1,658 miliar, dan Pemkab Pandeglang juga telah menyediakan dana pendamping untuk program tersebut sebesar Rp700 juta.

Dana bantuan dari JICA yang merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Jepang yang peduli terhadap peneidikan tersebut disalurkan pada 56 SMP dan 70 MTs yang tersebar di 15 kecamatan di kabupaten itu.(laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita