Selasa, 22 Mei 2012
Distan DIY Bantu Tanaman Buah Untuk Warga Merapi
Selasa, 05 April 2011 07:06
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/4 (SIGAP) - Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (5/4) memberi bantuan bibit tanaman buah kepada masyarakat tani di lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman yang lahannya terkena bencana erupsi.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi DIY Nanang Suwandi di Balai Desa Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Selasa (5/4) mengatakan, bantuan sosial sebesar Rp895,4 juta ini untuk pembelian bibit buah-buahan bagi petani yang lahannya terkena bencana erupsi Gunung Merapi.

Menurut Nanang, bantuan ini digunakan untuk pembelian bibit durian sebanyak 8.500 batang, alpukat 5.200 batang, manggis 2.750 batang dan nangka 2.500 batang.

"Bantuan khusus untuk Desa Argomulyo, Cangkringan diserahkan kepada Kelompok Tani Makaryo senilai Rp742.845 juta untuk pembelian bibit durian 8.500 batang, alpukat 3.750 batang, manggis 2.500 batang dan nangka 1.000 batang, termasuk pembelian pupuk dan pembuatan lubang," katanya.

Dirinya mengatakan, selain itu pihaknya juga menyerahkan bantuan pengembangan aneka ternak bagi warga lereng Gunung Merapi berupa bibit ternak kelinci.

"Bantuan senilai Rp44,9 juta ini diserahkan kepada Kelompok Tani Sumber Makmur yang nantinyab digunakan untuk pembelian kelinci ras Australia jantan sebanyak 30 ekor dan bertina sebanyak 195 ekor, biaya pembuatan kandang dan pembelian pakan," katanya.

Nanang mengatakan, bagi para petani yang selama ini telah bersedia mengendalikan alih fungsi lahan diberikan sertifikat lahan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada petani.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya UU No.14/2009 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan," katanya.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, untuk 2010 kegiatan sertifikasi lahan pertanian dengan sumber dana APBD DIY dilakukan di tiga kabupaten yakni Sleman sebanyak 200 bidang, Bantul 175 bidang dan Kabupaten Kulon Progo 125 bidang.

"Untuk Kabupaten Sleman sertifikasi lahan dialokasikan di Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan 100 bidang. Kegiatan ini merupakan pertama sekali dilakukan," katanya.

Tujuan kegiatan pensertifikatan ini untuk mengendalikan alih fungsi lahan, karena di DIY alih fungsi lahan pertanian masih relatif besar, yakni mencapai 0,37% per tahun tambahnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita