Selasa, 22 Mei 2012
BPBD: Waspadai Cuaca Ekstrim Di Laut Arafura
Selasa, 05 April 2011 03:52
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/4 (SIGAP) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku mengimbau bupati dan aparat kepelabuhan di Kabupaten Kepulauan Aru agar mewaspadai kondisi cuaca ekstrim di laut Arafura diperkirakan pada 5 - 6 April 2011.

Sekretaris BPBD Maluku, Kilfy Wakanno, di Ambon, Selasa (5/4) mengatakan, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatolagi dan Geofisika (BMKG), baik pusat maupun bandara Pattimura Ambon diperkirakan laut rafura terjadi hujan lebar dan petir sehingga perlu diwaspadai para nelayan di sana.

Peringatan tersebut telah disampaikan ke Pemkab Kepulauan Aru dan aparat kepelabuhan di sana.

"Jadi masyarakat, terutama nelayan yang mencari ikan di laut Arafura diingatkan agar mewaspadai hujan dengan intensitas lebat disertai petir," ujar Kilfy.

Cuaca ekstrim ii tidak berpengaruh terhadap tinggi gelombang di laut Arafura yang di bawah 1 meter.

"Tinggi gelombang di bawah satu meter sehingga tidak berbahaya di saat cuaca ekstrim. Hanya saja sekali lagi perlu mewaspadai hujan dan petir yang bisa saja menghambat pelayaran," kata Kilfy Wakanno.

Pada kesempatan lain Kadis Perhubungan Pemkab Kepulauan Aru, Andre Anggrek mengatakan, hujan dan petir intensitasnya relatif tinggi.

"Kami tidak mengeluarkan instruksi larangan berlayar, tapi hanya mengingatkan intensitas hujan disertai petir yang dikhawatirkan bisa mempengaruhi kelancaran pelayaran, terutama di laut Arafura," ujar Andre Anggrek .

Anggrek mengakui hujan dengan intensitas tinggi juga sewaktu - waktu bisa menghambat kelancaran penerbangan ke Dobo, ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru atau sebaliknya.

"Bila hujan dengan intensitas tinggi, maka pesawat dilarang mendarat di Dobo sehingga transit di Tual, Maluku Tenggara dari penerbangan bandara internasional Pattimura," katanya.

Bandara Dobo dengan landasan pacu sepanjang 1.100 meter saat ini didarati pesawat Trigana Air dengan kapasitas angkut 48 penumpang. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita