Selasa, 22 Mei 2012
Bandara Dumai Tutup Akibat Asap
Selasa, 05 April 2011 03:44
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/4 (SIGAP) - Bandara Pinang Kampai Kota Dumai, Riau, kembali ditutup sementara untuk ketiga kalinya akibat kabut asap tebal yang menyelimuti sebagian besar wilayah daerah itu.

Kepala Operasional Bandara Pinang Kampai Sayed Yoesmas Syahputra, kepada ANTARA di Dumai, Selasa (5/4) mengatakan, kondisi udara saat ini jauh lebih buruk karena jarak pandanag hanya menembus sekitar 300 meter.

"Hari sebelumnya jarak pandang masih 500 meter. Akibat semakin buruknya kualitas udara saat ini, Bandara Pinang Kampai kembali kita tutup sementara waktu sampai cuaca kembali normal dengan jarak pandang diatas 2.000 meter," terang Sayed.

Dirinya menerangkan, saat ini kondisinya hampir sama dengan dua hari sebelumnya, karena penundaan penerbangan hanya terjadi pada satu jadwal yakni untuk awak pesawat jenis Foker 100, Pelita Air yang juga mengangkut sejumlah karyawan PT Chevron Pasific Indonesia (CPI).

Menurut Sayed, pesawat ini sudah berada di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru. Rencananya akan diterbangkan sekitar pukul 08.00 WIB dan sampai di Dumai sekitar pukul 08.45 WIB. Namun akibat cuaca yang masih belum memungkinkan, kita menundanya hingga beberapa jam mendatang.

Sayed mengatakan, cuaca buruk yang menyebabkan tertundanya jadwal penerbangan dalam tiga hari berturut-turut ini sangat merugikan pihaknya terutama dalam sisi materil.

"Semua agenda menjadi bergeser akibat tertundanya jadwal penerbangan. Hal ini jika di hitung-hitung sudah merugikan kita dalam hal materil," jelasnya.

Selain kerugian di pihak manajemen Bandara Pinang Kampai, menurut Sayed, kerugian materil juga berkemungkinan terjadi pada sejumlah penumpang pesawat Pelita Air yang di carter oleh PT CPI.

"Akibat penundaan penerbangan ini, tentu secara oromatis juga akan menunda segala kegiatan kantor dan bisnis lainnya. Kondisi ini juga sangat berpotensi mendatangkan kerugian materil bagi mereka," imbuhnya.

Berdasarkan pantauan SIGAP, kabut asap ini muncul karena adanya kebakaran lahan di sekitar pinggir kota Dumai dan di perbatasan dengan Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau, Sabtu (2/5) ini terjadi kebakaran lahan di Kabupaten Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis dan Kabupaten Siak. Dan wilayah tersebut menurut BLH merupakan daerah yang paling sering terjadi kebakaran lahan. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita