Selasa, 22 Mei 2012
BPBD Petakan Daerah Rawan Bencana
Rabu, 30 Maret 2011 11:09
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 30/3 (SIGAP) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Perry A Furqon, Rabu (30/3) menyatakan, BPBD antisipasi bencana alam banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi dengan melakukan pemetaan.

Dari pantauan pihaknya di Kabupaten Sukabumi ada 15 kecamatan yang daerahnya rawan bencana banjir dan tanah longsor seperti, Kecamatan Cibadak, Parungkuda, Cicurug, Palabuhanratu, Jampang Tengah, Tegal Buleud dan lain-lain.

Menurut Perry pemetaan daerah rawan bencana ini untuk mempermudah pihaknya melakukan pemantauan jika terjadi sesuatu.

"Dengan adanya pemetaan ini, jika terjadi bencana akan mempemudah kami dalam menanggulangi dan memberikan bantuan kepada korban," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini kondisi cuaca cukup buruk dan hampir setiap hari turun hujan deras yang bisa menyebabkan banjir dan tanah longsor. Untuk itu pihaknya pun mengimbau agar warga yang tinggal di daerah rawan untuk selalu waspada jika turun hujan deras.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Soesilo mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya bencana pihaknya juga telah membangun tanggul dan papan himbauan serta sosialisasi langsung kepada warga.

"Tujuan pemetaan lainnya adalah jika terjadi bencana jumlah korban bisa diminimalisir," kata Usman.

Usman mengungkapkan, kabupaten merupakan daerah rawan sekali terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, gempa dan tsunami. Untuk itu pihaknya dengan gencar memberikan pendidikan tentang kesiapsiagaan bencana.

Selain itu, pihaknya juga menugaskan kepada anggota penanggulangan bencana yang ada di tiap desa/kelurahan dan kecamatan agas selalu tanggap bencana.

"Bencana datangnya tidak bisa diprediksi, maka dari itu seluruh warga dan petugas untuk selalu waspada dan tidak panik saat terjadi bencana," jelasnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita