Senin, 21 Mei 2012
Pemprov Bengkulu Bagikan 200 Unit Traktor Tangan
Selasa, 29 Maret 2011 06:51
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 29/3 (SIGAP) - Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bengkulu, Mucklis Ibrahim, Selasa (29/3) mengatakan, Pemprov Bengkulu tahun 2011 akan membagikan 200 unit traktor tangan kepada petani sawah dalam rangka membantu peningkatan produksi padi masyarakat.

Menurutnya, traktor tangan pengadaan tahun 2010 itu rencananya diserahkan Plt Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, bulan depan.

"Pembagian traktor gratis itu rencananya akan membantu patani menanam padi masa tanam tahun jamak 2011, sedangkan penerimanya sudah didata tim dalam survei belum lama ini," katanya.

Dijelaskan Mucklis, pembagian 200 unit traktor tangan tersebut merupakan tahap ketiga setelah sebelumnya dibagikan 3.000 unit kepada kelompok tani di 10 kabupaten dan kota.

Terkait ratusan traktor tangan menumpuk di halaman kantor Dinas Pertanian setempat dan sudah sebagian besar berkarat serta ditutupi rumput, tidak semua traktor akan dibagikan itu layak pakai, ujar Mucklis.

Namun dirinya tidak menjelaskan traktor mana akan dibagikan tersebut karena penerimanya dalam proses pendataan tim. Para penerima traktor itu semuanya berkomitmen meningkatkan produksi padi mereka.

Minimal dapat memanen dua kali dalam setahun karena secara bersamaan tidak hanya traktor tetapi juga bibit dan alat pertanian lain juga akan diberikan pada petani.

Bila petani penerima bantuan itu tidak berhasil peningkatkan produksinya dalam satu tahun, maka traktor tangan akan dialihkan kepada kelompok lain.

Target ini juga sesuai dengan keinginan pemerintah Provinsi Bengkulu peningkatkan produksi padi sebanyak 600.000 ton pada 2011, sekaligus mempertahan Bengkulu menjadi salah satu daerah swasembada beras, ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, M Sis Rahman mengatakan, traktor tangan pengadaan tahun 2010 itu mestinya sudah dibagikan akhir tahun 2010 karena dikawatirkan rusak.

Sekarang kondisinya memprihatinkan dan sudah berkarat diselimuti rerumputan di halam belakang kator Dinas Pertanian Bengkulu, sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk dilakukan perbaikan padahal akan dibagikan bulan depan.

Kalau traktor tangan itu belum digunakan petani sudah rusak, akan menambah beban bagi petani penerimanya, katanya. Hendaknya pihak terkait sudah melakukan servis terhadap ratusan traktor tangan tersebut, ujarnya.

Petani dari kelompok tani penerima bantuan traktor itu, Nasarudin, mengatakan, kondisi traktor tangan di kelompok mereka sudah memprihatinkan karena sering rusak.

Apalagi traktor yang belum dibagikan itu seluruhnya sudah berkarat dan dikhawatirkan mesinnya tidak mau hidup lagi, sehingga akan menyulitkan petani untuk mengoperasikannya, ujar Nasarudin dari kelompok tani Kota Bengkulu. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita