Senin, 21 Mei 2012
BMKG: Cuaca Ekstrem Berlangsung Hingga Awal April
Selasa, 29 Maret 2011 05:51
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 29/3 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas IV Maritim Teluk Bayur, Padang, memprediksi cuaca ekstrem yang tengah melanda sebagian besar wilayah Sumatera Barat akan berlangsung hingga minggu pertama April 2011.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur Amarizal, Selasa (29/3) di Padang mengatakan, gejala cuaca ekstrem yang tengah melanda sebagian besar wilayah Sumbar merupakan gejala alam akibat gerakan semu matahari pada kuartal pertama 2011, berada dekat di garis katulistiwa.

"Akibatnya, di sebagian besar wilayah Sumbar tekanan udara menjadi rendah dan pergerakan juga mengarah ke kawasan Sumbar, sehingga memicu banyak terbentuknya potensi awan," katanya.

Dirinya mengatakan, kecepatan angin saat ini mencapai 30 hingga 40 kilometer per jam. Sementara itu, ketinggian gelombang laut diperkirakan berkisar antara 2,5 meter hingga 3 meter.

Amarizal mengingatkan, dalam kondisi cuaca yang dapat berubah pada tempo satu hingga dua jam ini, perlu diwaspai oleh masyarakat, terutama yang berada di daerah dengan ancaman longsor yang besar.

Dengan curah hujan yang tinggi, katanya, dapat memicu terjadinya longsor di kawasan dekat perbukitan di Sumbar.

"Sementara itu, bagi nelayan dengan perahu kecil diminta untuk berhati-hati melaut," katanya.

Terkait pelayaran Kapal AKDP menuju Kepulauan Mentawai, katanya, tidak mengalami kendala berarti karena ketinggian gelombang dua sampai tiga meter, masih dimungkinkan untuk kapal kelas Roro.

Dirinya menambahkan, bagi pengguna jalan juga diminta mewaspadai pepohonan di pinggir jalan dan baliho, ketika angin kencang melanda.

"Pada cuaca ekstrem, sebelum hujan lebat mengguyur, maka akan ditandai dengan bertiupnya angin kencang dan kondisi ini harus diwaspadai oleh pengguna jalan," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita