Senin, 21 Mei 2012
Pemkab Lebak Bangun Jalan Pascabencana Alam
Selasa, 29 Maret 2011 05:47
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 29/3 (SIGAP) - Pemerintah Kabupaten Lebak membangun jalan pascabencana alam di sejumlah ruas jalan yang menghubungkan antarkecamatan untuk memperlancar akses lalu lintas di daerah tersebut.

"Sebagian besar kerusakan jalan pascabencana itu terjadi tanah longsor, karena kondisi jalan berada di tepi bantaran sungai," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Tatang Hidayat, Selasa (29/3).

Tatang mengatakan, pelaksanaan pembangunan ruas jalan tersebut hingga kini masih dalam pengerjaan, seperti jalan Bojongleles-Cikulur, Rangkasbitung-Leuwidamar dan Leuwidamar-Ciboleger.

Diperkirakan jalan yang rusak akibat bencana alam terdapat disembilan titik yang menghububungkan antarkecamatan.

"Saya targetkan April mendatang semua jalan-jalan yang longsor sudah selesai dan dapat memperlancar arus lalu lintas," katanya.

Menurut Tatang, selama tahun 2010-2011 curah hujan cukup tinggi, sehingga banyak ruas jalan antarkecamatan terjadi longsor karena posisinya berada di daerah aliran sungai (DAS) Ciujung, Ciberang dan Cisimeut.

Pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi jalan pascabencana tersebut dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp12,8 miliar.

"Kami merasa terbantu dengan adanya bantuan pascabencana alam itu," katanya.

Sementara itu, sejumlah warga Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak mengaku merasa lega kondisi jalan yang ambles di wilayah Desa Wanti kembali normal setelah dipasang bronjong juga pengaspalan.

"Kami tidak takut lagi melintasi jalan Desa Wanti yang terkena longsor itu karena kondisinya sudah bagus," kata Memed (35) warga Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. (laporan panj al husen/ant)

 

Arsip Berita