Senin, 21 Mei 2012
PPTI: Setiap Empat Menit Satu Meninggal Aibat Tuberkulosis
Kamis, 24 Maret 2011 05:33
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/3 (SIGAP) - Penyebaran penyakit tuberkulosis di Indonesia saat ini sudah sangat memprihatinkan, karena dalam satu menit bertambah satu penderita baru, dan setiap empat menit satu orang meninggal.

Demikian dikatakan Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kasdiyani saat melakukan aksi simpatik di Sleman, Kamis (24/3).

Menurutnya, Indonesia saat ini merupakan negara pemasok di urutan 5 dunia untuk penyakit ini. Dulu bahkan pernah masuk peringkat 2 dunia setelah Cina.

Menurutnya, aksi simpatik berupa bagi-bagi bunga dan "leaflet" imbauan pola hidup sehat ini dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis se Dunia.

"Kami merasa kesadaran masyarakat terhadap bahaya tuberkulosis masih rendah, sehingga perlu sosialisasi yang baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat," katanya.

Dirinya mengatakan, penyakit tuberkulosis merupakan ancaman serius, karena sepertiga penduduk dunia terkontaminasi tuberkulosis.

"Dalam kampanye simpatik ini kami mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan kewaspadaan terhadap tuberkulosis. Selain itu, bagi warga yang sudah terkena penyakit ini, bisa mendapatkan pengobatan gratis di seluruh rumah sakit maupun puskesmas," katanya.

Aksi simpati membagikan bunga ini dilakukan di kantor Pemerintah Kabupaten Sleman dengan sasaran para pejabat di insatansi pemerintah daerah tersebut.

Sebelumnya, PPTI Sleman membagikannya kepada para pengguna jalan di simpang empat Denggung, Jalan Magelang dan beberapa ruas jalan di Kabupaten Sleman.

SIGAP mencatat, tuberkulosis adalah penyakit menular yang sebagian besar disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman tersebut biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui udara pernafasan ke dalam paru. Kemudian kuman tersebut menyebar dari paru ke bagian tubuh lainnya, melalui sistem peredaran darah, sistem saluran limfe, melalui saluran nafas (bronchus) atau penyebaran langsung ke bagian-bagian tubuh lainnya. TB dapat terjadi pada semua kelompok umur, baik di paru maupun di luar paru.

Gejala penyakit tuberkulosis adalah batuk lebih dari 3 minggu, demam, berkeringat pada malam hari tanpa kegiatan, berat badan menurun. Penyakit ini dapat tertular kepada orang melalui udara yang mengandung kuman TBC. Bila masyarakat menjumpai anggota keluarga atau tetangga dilingkungan dengan gejala diatas segera dibawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan dahak si penderita.

Pencegahan penyakit ini diantaranya dengan memperhatikan perbaikan gizi, pengadaan rumah sehat dengan ventilasi yang memadai dan perilaku hidup bersih dan sehat. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita