Senin, 21 Mei 2012
Selama Maret 2011 Di Jambi Terjadi 12 Kasus Flu Burung
Kamis, 24 Maret 2011 04:41
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/3 (SIGAP) - Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jambi, Husni Jamal di Jambi, Kamis (24/3) mengatakan, diprediksikan Maret merupakan puncak wabah flu burung flu burung (H5N1) di Provinsi Jambi, dan tercatat sudah 12 kasus yang terjadi.

"Jumlah kasus flu burung pada Maret 2011 meningkat tajam atau mencapai 12 kasus, dibanding sebelumnya kurang dari sepuluh kasus," katanya.

Husni Jamal menyebutkan, wabah flu burung menyebar di sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Jambi, di mana awalnya terjadi di Kabupaten Kerinci.

Flu burung pada 2011 pertama mewabah di Kabupaten Kerinci, diikuti Kota Sungai Penuh dan kabupaten lainnya di Provinsi Jambi.

Husni Jamal mengatakan, penyebab mewabahnya flu burung itu bukan karena lalu lintas, namun karena sifatnya endemik yang bisa mewabah di suatu tempat dengan tiba-tiba.

Flu burung mudah berkembang atau mewabah karena cuaca atau musim hujan yang kini masih terjadi dan diprediksikan berlangsung hingga April.

Dirinya mengatakan, kendati flu burung terjadi di sejumlah kota dan kabupaten dalam Provinsi Jambi, namun tidak mempengaruhi konsumsi ayam oleh warga.

Tingkat konsumsi ayam oleh warga tidak ada penurunan, dan hingga kini belum ada laporan manusia yang tertular flu burung.

"Penurunan produksi sudah pasti ada, apalagi banyak ayam yang dimusnahkan, namun itu sebagian besar ayam kampung, sementara ayam potong atau yang dipelihara relatif kecil," kata Husni Jamal. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita