Senin, 21 Mei 2012
BBKSDA Riau Kembalikan Kawasan Konservasi
Kamis, 24 Maret 2011 03:20
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/3 (SIGAP) - Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Kurnia Rauf di Pekanbaru, Kamis (24/3) menyatakan,  BBKSDA Provinsi Riau berkomitmen untuk mengembalikan kawasan konservasi ke bentuk semula seperti Suaka Margasatwa Balai Raja yang kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Menurut Kurnia, berubahnya kawasan tersebut menjadi pemukiman, membuat konflik antara hewan seperti gajah dengan manusia menjadi tidak terelakkan.

"Ini disebabkan habitat mereka yang terganggu dan kesulitan mencari makan,"jelasnya.

Menurut Kurnia masyarakat di daerah setempat pun banyak yang bergantung dari hasil pertanian.

"Kawanan gajah sering masuk ke ladang mereka. Mau tak mau mereka harus mengusirnya dan konflik pun terjadi karena gajah pun merasa terusik," tukasnya.

Kurnia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengembalikan fungsi kawasan tersebut seperti semula.

"Tanaman perkebunan liar yang ada di daerah tersebut akan dicabut dan dikembalikan seperti semula,"tegasnya.

Banyaknya kawanan gajah yang masuk ke pemukiman penduduk dikarenakan lenyapnya Suaka Margasatwa Balai Raja.

Kawasan yang pada 1990 mempunyai luasan sekitar 16 ribu hektare tersebut, saat ini hanya tersisa 120 hektare lagi dan sebagian besar berupa hutan sekunder. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita