Senin, 21 Mei 2012
BMKG: Wilayah Perairan Papua Berpotensi Hujan
Kamis, 24 Maret 2011 02:35
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 24/3 (SIGAP) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, memprediksi cuaca di perairan Papua dalam dua hari mendatang berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Gelombang laut dengan tinggi 2.50 dapat terjadi di perairan Utara Papua, kata Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Jayapura Sudaryono, di Jayapura, Kamis (24/3).

Angin di atas perairan utara Papua pada umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan lecepatan 05-15 knot.

Sedangkan angin di atas perairan selatan Papua pada umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan antara 05-12 knot.

Di perairan Agats Amamapare, cuaca pun diprediksi akan turun hujan. Angin dari barat laut dengan kecepatan 08 knot. Sedangkan tinggi gelombang diprakirkan berkisar 0.25-1.25 meter.

Kemudian di laut lepas Biak-Jayapura, cuaca diprediksi hujan, dan disertai tinggi gelombang 1.00 hingga 2.50 meter.

Cuaca hujan juga berpeluang terjadi di Teluk Cenderawasih. Angin dari arah barat laut dengan kecepatan 10 knot, disertai tinggi gelombang 0.75 hingga 2.00 meter.

Sementara itu, di perairan Sorong, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,75 hingga 2.00 meter, disertai hujan.

Sedangkan di Teluk Berau, angin dari arah barat laut dengan kecepatan 08 knot yang disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Kemudian, di perairan Ayu Apia cuaca diprakirakan hujan serta angin dari barat daya dengan kecepatan 15 knot yang disertai gelombang laut setinggi 1.00 hingga 2.50 meter.

Cuaca hujan juga diprediksi akan terjadi di laut Arafuru timur. Pada umumnya angin bertiup dari arah barat laut dengan tinggi gelombang 0.50-1.50 meter," tambahnya.

Sudaryono mengakui topografi Papua yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik, serta arah angin dari laut Filipina, menjadi salah satu penyebab perubahan cuaca seperti pembentukan awan dan hujan yang begitu cepat di Papua, sehingga sulit diprakirakan, namun BMKG selalu memberitahukan kepada warga setiap ada perubahan cuaca.

"BMKG selalu memberitahukan tentang perkembangan cuaca untuk peringatan kepada warga, seperti melalui media massa, radio pantai, TNI Angkatan Laut dan administrator pelabuhan," katanya.

Untuk itu, Sudaryono mengimbau kepada para nelayan dan masyarakat yang ingin menggunakan transportasi laut dan udara untuk lebih sering memperhatikan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan. (laporan sofyan badrie/ant)

 

Arsip Berita