Senin, 21 Mei 2012
Sekdes: 6 Rumah Diterjang Banjir Lahar Dingin Opak
Rabu, 23 Maret 2011 06:47
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 23/3 (SIGAP) - Sekretaris Desa Argomulyo Topo Harjono, Rabu (23/3) mengatakan, banjir lahar dingin melalui aliran Sungai Opak, Selasa (22/3) sore mengakibatkan sedikitnya 6 rumah di Dusun Teplok dan Kliwang, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta rusak parah akibat diterjang arus.

"Di dusun Kliwang ada lima rumah yang rusak parah rumah, tiga diantaranya milik Sakeh, (40) yang bergandengan, dua rumah milik Surtini (40) dan Pambudi (60), sedangkan di dusun Teplok lahar dingin menerjang rumah milik Sri Subroto," katanya.

Menurut Harjono, untuk rumah yang diterjang banjir lahar dingin dan kemasukan material vulkanik Merapi di Dusun Kliwang ada 11, Panngung dua dan Teplok 15 unit.

"Sedangkan warga yang dipindahkan ke `shelter` atau hunian sementara akibat banjir lahar dingin pada Sabtu (19/3) ada 28 kepala keluarga dan banjir Selasa (22/3) ada 20 kepala keluarga," katanya.

Salah satu korban yang rumahnya hancur, Sakeh mengatakan tiga rumahnya yang diterjang lahar dingin dalam kondisi rusak parah bahkan salah satu rumahnya jebol dari bagian belakang hingga depan.

"Banjir lahar dingin yang terjadi kemarin (Selasa 22/3) sangat besar dan sampai menjebol tanggul," katanya.

Dirinya mengatakan, jebolnya tanggul karena lambannya penanganan pembangunan tanggul pascabanjir Sabtu (19/3).

"Waktu Sabtu pawon saya sudah kena, tetapi penanganan pembangunan tanggulnya lama jadi tambah besar alirannya," katanya.

Sementara itu tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD DIY Sukamto mengerahkan satu unit ekskavator atau alat berat secara mandiri agar penanganan normalisasi aliran sungai Opak bisa cepat dilakukan.

"Ini saya bantu satu unit eskavator agar lebih cepat penanganan normalisasi aliran Sungai Opak untuk menyelamatkan perkampungan," katanya.

Sebelumnya, seperti diberitakan SIGAP, satu rumah roboh akibat lahar dingin di Sungai Gendol dan Sungai Opak di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Hujan deras yang turun di lereng Gunung Merapi, Sabtu (19/3) sore dan beberapa rumah kemasukan material vulkanik.

Camat Cangkringan Samsul Bakri, Sabtu (19/3) malam mengatakan, hujan deras yang turun di lereng Merapi sejak sore juga menyebabkan sejumlah tanggul di aliran ke dua sungai tersebut jebol. (laporan rusman/ant)


 

Arsip Berita