Minggu, 20 Mei 2012
BPBD: Gempa Cilacap Tidak Mengakibatkan Kerusakan
Selasa, 22 Maret 2011 03:04
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 22/3 (SIGAP) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyatakan gempa berkekuatan 4,4 Skala Richter pada Selasa (23/3) pukul 05.00 WIB tidak mengakibatkan kerusakan di wilayah itu.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Wasi Ariyadi di Cilacap mengatakan, hingga saat ini (pukul 08.00 WIB, red.) pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa tersebut.

Menurut Ariyadi, hal itu kemungkinan karena gempa tersebut berkekuatan hanya 4,4 SR. "Semoga tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut," katanya.

Terkait hal itu, dirinya mengatakan, warga masyarakat diimbau untuk segera mencari tempat aman jika suatu saat terjadi gempa bumi, karena Kabupaten Cilacap termasuk wilayah rawan tsunami.

Gempa berkekuatan 4,4 SR mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Tengah bagian selatan pada Selasa (22/3) pukul 05.00 WIB.

Sementara itu Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara Ahmad Lani saat dihubungi ANTARA dari Cilacap mengatakan, gempa yang terjadi pukul 05.00.21 WIB itu berkekuatan 4,4 SR yang berpusat di 7,97 derajat lintang selatan dan 109,10 derajat bujur timur.

Menurutnya, lokasi gempa berada sekitar 29 kilometer sebelah tenggara Cilacap, atau selatan Gombong, Kabupaten Kebumen, dengan kedalaman 23 kilometer, dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Ariyadi mengatakan, gempa tersebut dapat dirasakan di Cilacap pada III MMI (Modified Mercally Intensity). "Pada III-IV MMI gempa dirasakan semua orang," katanya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita