Minggu, 20 Mei 2012
Satu Rumah Hancur Akibat Banjir Lahar Dingin
Sabtu, 19 Maret 2011 15:09
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 19/3 (SIGAP) - Satu rumah roboh akibat lahar dingin di Sungai Gendol dan Sungai Opak di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Hujan deras yang turun di lereng Gunung Merapi, Sabtu (19/3) sore dan dikabarkan beberapa rumah kemasukan material vulkanik.

Camat Cangkringan Samsul Bakri, Sabtu (19/3) malam mengatakan, hujan deras yang turun di lereng Merapi sejak sore juga menyebabkan sejumlah tanggul di aliran ke dua sungai tersebut jebol.

Menurut Sambsul, satu rumah yang roboh tersebut yakni milik warga di Dusun Guling, Desa Argomulyo, Cangkringan yang hanyut diterjang banjir lahar dingin melalui aliran Sungai Opak.

"Sedangkan rumah yang kemasukan material vulkanik semuanya juga di Desa Argomulyo diantaranya di Dusun Banaran sebanyak empat rumah, Dusun Jaranan tiga rumah," katanya.

Dirinya mengatakan, aliran banjir lahar dingin di Sungai Gendol juga mengakibatkan tanggul di Dusun Besalen jebol.

"Sedangkan aliran banjir lahar dingin di Sungai Opak selain mengakibatkan jebolnya sejumlah tanggul di sepanjang aliran sungai tersebut, juga mengakibatkan satu jembatan darurat yang sedang duibangun di Dusun Kliwang hanyut terbawa banjir," katanya.

Samsul mengatakan, bajir lahar dingin melalui Sungai Opak tersebut juga mengakibatkan satu rumah kemasukan material vulkanik.

"Bahkan pemilik rumah mengalami luka akibat material vulkanik yang menerjang rumahnya ternyata masih panas, namun setelah dibawa ke rumah sakit kondisinya mulai membaik," katanya.

Lebih lanjut Samsul mengatakan, akibat banjir lahar dingin di dua aliran sungai berhulu Merapi tersebut ratusan warga yang berada di dekat aliran sungai dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

"Seperti kejadian banjir lahar dingin sebelumnya, ratusan warga juga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mereka ini mengungsi di tempat saudaranya dan setelah aman mereka akan kembali lagi ke rumahnya," katanya.(laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita