Minggu, 20 Mei 2012
Petani Bangka Tengah Keluhkan Penurunan Harga Karet
Senin, 14 Maret 2011 02:43
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 14/3 (SIGAP) - Sejumlah petani karet di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung (Babel), mengeluhkan turunnya harga jual getah karet sejak dua bulan terakhir.

Setidaknya hal ini diungkapkan Aben, seorang petani karet di Koba, Minggu (13/3). Menurut Aben, harga jual getah karet semakin turun sejak dua bulan terakhir dengan alasan permintaan dari pabrik pengolahan karet menurun.

Aben mengatakan, getah karet dengan kadar air 15% saat itu pernah dibeli pedagang pengumpul Rp21 ribu per kilogram, namun kini turun menjadi Rp16 ribu per kilogram dan bahkan ada yang turun sampai titik terendah di bawah angka Rp10 ribu.

Turunnya harga jual getah karet, kata Aben, mempengaruhi langsung kondisi perekonomian masyarakat petani.

"Saya biasanya menjual getah karet tiap seminggu sekali kepada pedagang pengumpul dengan rata-rata menjual 30 hingga 40 kilogram per minggu. Getah karet itu disadap dari kebun milik sendiri sehingga hasilnya cukup lumayan bila harga karet sedang tinggi," katanya.

Aben menambahkan, selain turunnya harga jual getah karet kondisi cuaca yang sering hujan menambah kesulitan petani menyadap karet.

"Bila hujan turun praktis saya langsung berhenti menyadap getah karet, karena hasilnya tidak bagus yaitu getah karet menjadi keras bila bercampur dengan air hujan yang membasahi pohon," ujarnya.

Sementara itu Asnawi, petani karet lainnya mengatakan, pada beberapa minggu terakhir memang terjadi penurunan harga karet dari para pedagang pengumpul.

"Biasanya getah karet saya dibeli Rp18 ribu per kilogram, namun pada minggu ini hanya dibeli pedagang pengumpul seharga Rp13 ribu perkilogram," katanya yang menambahkan harga jual getah karet berbeda-beda tergantung dari besaran persentase kadar air pada getah karet yang dihasilkan petani.

Menurutnya, pada beberapa hari terakhir telah terdengar kabar dari sesama petani bahwa ada yang harga getah karetnya hanya dibeli Rp8 ribu per kilogram, namun saya tidak tahu getah karet jenis apa yang dibeli dengan harga serendah itu.

Sementara itu, Imran, petani karet lainnya, mengatakan, getah karet yang dijual kepada pedagang pengumpul pada beberapa minggu terakhir memang lebih murah dibandingkan biasanya.

"Kemarin pedagang pengumpul membeli karet seharga Rp9.500 per kilogram yang biasanya dibeli Rp13 ribu per kilogram," demikian Imran. (laporan panji al husen/ant)

 

Arsip Berita