Minggu, 20 Mei 2012
Sekolah Di Palu Keluhkan Dana Bos 2011 Belum Cair
Rabu, 09 Maret 2011 11:01
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 9/3 (SIGAP) - Sejumlah sekolah SD dan SLTP di Kota Palu mengeluh karena dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk triwulan I tahun 2011 belum juga cair hingga saat ini.

Kepala SMPN Negeri 2 Palu, Tjipto Lahanto yang dihubungi melalui telepon di Palu, Rabu (9/3) mengatakan, pihaknya tidak tahu dan belum diberitahu mengapa dana BOS belum cair. Kalau soal persyaratan, semuanya telah kami penuhi.

Namun Tjipto mengaku masih bisa mengatasi kebutuhan dana operasional di sekolah favorit dan berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) yang dipimpinnya itu.

"Kebutuhan anggaran masih bisa kami atasi sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terhambat," ujarnya.

Namun, dirinya menolak menjelaskan cara mengatasi kebutuhan anggaran di sekolah yang memiliki sekitar 900 siswa itu.

Tjipto mengakui kalau dana BOS bisa cair sesuai jadwal maka kegiatan belajar mengajar dan administratif di sekolah itu akan lebih maksimal lagi.

"Karena itu kami berharap dana BOS bisa segera cair dalam waktu dekat ini," katanya.

Tjipto mengatakan, setiap bulan sekolahnya mendapatkan alokasi dana BOS sekitar Rp140 juta atau Rp157.000,00/siswa.

Sementara Kepala SDN Inpres 6 Lolu I Nengah Sukama mengaku mampu mengatasi kebutuhan operasional sekolah dengan bekerja sama toko yang selama ini menjadi langganan.

"Kami ada kerja sama dengan beberapa toko, jadi kalau cuma alat tulis dan foto copy kami bisa bon dulu, nanti setelah dana BOS cair akan dilunasi," ujarnya.

Selain itu, sekolah favorit ini juga masih memiliki sisa dana BOS triwulan IV tahun 2010 untuk dipakai mengatasi kebutuhan anggaran yang mendesak.

Baik Tjipto maupun Sukama terkesan enggan mengeluh soal keterlambatan pencairan dana BOS tersebut, namun berharap segera ada pencairan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Diknas Kota Palu Nursalam membenarkan bahwa hingga 9 Maret 2011 belum sepeserpun dana BOS yang cair.

"Pencairannya terlambat karena rencana kerja anggaran (RKA) yang dibuat sekolah banyak yang salah sehingga ditolak di bagian keuangan Pemkot Palu sehingga terpaksa harus dikembalikan untuk diperbaiki," ujarnya.

Namun Nursalam yang juga Manager Dana BOS Diknas Kota Palu itu menyatakan bahwa dana BOS akan cair dalam waktu dekat ini.

Proses pencairan dana BOS tahun 2011 ini berbeda dengan sebelunya karena pencairannya melalui mekanisme APBD sehingga semua sekolah harus membuat RKA.

Nursalam mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan pelatihan membuat RKA bagi para staf keuangan dari semua sekolah sejak Januari sampai Februari 2011, namun masih banyak juga yang belum benar membuat RKA. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita