Minggu, 20 Mei 2012
Siswa Tidak Bisa Sekolah Akibat Jalan Terputus
Senin, 07 Maret 2011 04:27
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 7/3 (SIGAP) - Sejumlah siswa tidak bisa sekolah karena akses jalan yang menghubungkan Dusun Pakis Utara dengan Dusun Cempaka, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terputus akibat banjir bandang, Senin (7/2).

Banjir bandang tersebut memutuskan akses jalan makadam (berupa tanah liat dan batu-batuan) dan jembatan darurat yang menghubungkan dua dusun setempat, sehingga aktivitas warga terganggu.

"Saya tidak bisa sekolah karena jalan yang biasa kami lalui terputus, dan saat ini menjadi sungai," tutur seorang siswa, Firda Amelia (8), yang tinggal di Dusun Cempaka.

Firda adalah salah satu siswa kelas 3 di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bustanul Ulum yang lokasi sekolahnya terletak di perbatasan Dusun Cempaka dengan Dusun Pakis Utara.

Salah seorang warga Dusun Cempaka, Yana mengatakan, banyak anak-anak di Dusun Cempaka yang sekolah di taman kanak-kanak (TK) dan MI Bustanul Ulum.

"Anak-anak tidak bisa melalui jalan makadam itu karena penuh dengan air yang cukup deras dan batu-batuan besar, sehingga tidak bisa dilalui," tuturnya.

Menurut Yana, akses jalan alternatif menuju MI Bustanul Ulum cukup jauh beberapa kilometer, sehingga tidak bisa dilalui dengan jalan kaki.

"Kalau memutar cukup jauh dan harus menggunakan sepeda motor, namun sebagian warga di sini tidak memiliki kendaraan roda dua itu. Anak-anak terpaksa libur dulu hari ini," paparnya.

Dirinya mengaku tidak tahu kapan anaknya bisa sekolah lagi di MI Bustanul Ulum, karena belum ada kejelasan dari pemerintah desa setempat untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang terputus akibat banjir bandang.

"Mudah-mudahan jalan yang terputus bisa diperbaiki secepatnya agar anak-anak di Dusun Cempaka bisa sekolah lagi di TK dan MI Bustanul Ulum," ujarnya, berharap. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita