Minggu, 20 Mei 2012
Pendistribusian Tabng Gas Elpiji Di Sulbar Ditunda
Sabtu, 05 Maret 2011 05:29
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 5/3 (SIGAP) - Proses pendistribusian tabung gas elpiji tiga kilogram di Provinsi Sulawesi Barat yang sebelumnya akan dilaksanakan pada Februari 2011 ditunda.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulbar, Agussalim Tamadjoe di Mamuju, Jumat (4/3) mengatakan, penundaan terkait dengan kekhawatiran bila dilaksanakan tidak tepat sasaran.

Agussalim mengatakan, data pemerintah di Sulbar mengenai penerima gas elpiji di Sulbar dianggap masih belum akurat, sehingga distribusi tabung gas elpiji tiga kilogram di Sulbar yang sebelumnya akan dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2011 tersebut, ditunda.

"Pemerintah di Sulbar sementara ini masih melakukan pendataan terhadap masyarakat yang dianggap layak menerima tabung gas elpiji di lima Kabupaten di Sulbar, yakni Mamuju, Majene, Polman, Mamasa dan Mamuju Utara,"katanya.

Karena kata Agussalim, data penerima tabung gas elpiji tiga kilogram yang sebelumnya dibuat pemerintah dianggap tidak akurat karena masih banyaknya masyarakat yang ditemukan akan menerima tabung gas elpiji tersebut tidak sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, berdasarkan kategori yang sudah ditetapkan pemerintah, masyarakat yang berhak mendapatkan tabung gas elpiji tiga kilogram adalah mereka yang masih menggunakan minyak tanah untuk memasak.

Selain itu kata Agussalim, berpendapatan sekitar Rp1,5 juta per bulan, dan miskin, atau pelaku usaha kecil seperti pedagang kaki lima. Oleh karena itu dirinya mengatakan, pemerintah melakukan pendataan kembali masyarakat yang layak menerima tabung gas elpiji tiga kilogram itu karena disinyalir data yang dimiliki pemerintah saat ini mengenai masyarakat yang dianggap layak menerima tabung gas elpiji tiga kilogram itu tidak akurat.

"Pendataan bertujuan agar penerima tabung gas elpiji tiga kilogram di Sulbar yang dianggap layak akan dapat sesuai dengan kriteria warga masyarakat yang dianggap berhak menerima elpiji tiga kilogram tersebut sesuai yang ditetapkan pemerintah,"katanya.

Menurut Agussalim, distribusi tabung elpji tiga Kilogram tersebut dilakukan pemerintah karena wilayah Provinsi Sulbar sudah ditetapkan menjadi wilayah yang akan melakukan konversi dari minyak tanah ke gas.

"Program konversi dari minyak tanah ke elpiji merupakan program nasional di bawah koordinasi Kementrian ESDM dan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, yang juga dijalankan di daerah seperti Sulbar,"katanya.

Menurutnya, pemerintah di Sulbar nantinya menyalurkan elpiji bekerja sama dengan PT Pertamina yang akan bertanggung jawab menyalurkan tabung elpiji di tiga kabupaten di Sulbar melalui konsultan.

Agussalim mengatakan, distribusi elpiji tersebut akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang menjadi penerima yang dianggap pantas dan layak menerima sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah.(laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita