Minggu, 20 Mei 2012
Gempa 5,3 SR Terjadi di Blitar
Senin, 07 Juni 2010 02:36
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 7/6 (Sigap) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi terjadi di wilayah Kabupaten Blitar Jawa Timur dengan kekuatan 5,3 skala richter. Dalam situs BMKG yang dikeluarkan Senin dinihari di Jakarta, disebutkan gempa terjadi pukul 23.57, Minggu (6/6/2010) pada posisi di 9.38 LS dan 112.42 BT di kedalaman 41 kilometer.

Gempa yang berpusat di 148 km Tenggara Blitar tersebut dilaporkan tidak berpotensi terjadinya tsunami. Gempa yang mengguncang wilayah Kota dan Kabupaten Blitar juga dirasakan oleh warga yang bermukim di kawasan Karangkates, Kabupaten Malang.

Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates Adi Supriyanto, Senin, mengatakan, gempa yang dirasakan warga sekitar 50 detik dengan kekuatan III skala MMI (kekuatan gempa yang dirasakan manusia).

"Gempa tadi malam memang cukup nyata dirasakan oleh warga, namun sampai sejauh ini belum ada laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban," katanya.

Sementara salah seorang warga Kota Blitar Yanu Indriantoro mengakui, gempa yang terjadi menjelang Senin dini hari itu cukup dirasakan warga.

"Rasanya memang seperti diguncang-guncang saja dan waktunya juga tidak lama, tidak sampai satu menit. Apalagi gempa terjadi malam hari ketika warga sudah banyak yang tidur, sehingga tidak banyak warga yang merasakannya, kecuali yang belum tidur," kata warga Jalan dr Wahidin Kota Blitar itu.

Abdullah Maky, Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, kepada tim Sigap, Senin (7/6) di Jakarta, menyatakan wilayah Indonesia memang merupakan salah satu negara yang tergolong rawan terhadap kejadian bencana, baik bencana alam maupun bencana karena ulah manusia.

“Indonesia merupakan negara kepulauan yang secara geografis terletak pada titik pertemuan antara tiga lempengan besar, yaitu lempengan Eurasia di utara, lempengan pacific di timur dan lempengan Indo-Australian di selatan, menyebabkan Indonesia menjadi daerah yang rawan terhadap bencana alam, seperti gempa,”katanya. (Laporan Sofyan Badrie)

 

Arsip Berita