Minggu, 20 Mei 2012
Pemkab: Pencapaian Program KB Di Pandeglang 68%
Senin, 28 Februari 2011 04:05
AddThis Social Bookmark Button

Jakarta, 28/2 (SIGAP) - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Pandeglang Deden Kuswan di Pandeglang, Banten, Minggu (27/3) menjelaskan, pencapaian program KB di daerah itu mencapai 68%.

"Sejak diluncurkan program KB sampai saat ini, jumlah peserta KB di Pandeglang sebanyak 151 ribu jiwa atau 68 persen dari jumlah pasangan usia subur (PUS) daerah ini," katanya.

Dirinya mengaku, akan terus mengoptimalkan sosialisasi program tersebut, sehingga diharapkan ke depan jumlah akseptor KB akan terus bertambah.

"Sebenarnya kita tidak pernah kendor dalam menyosialisaikan KB dan mengajak masyarakat untuk ikut program ini," tuturnya.

Dengan realisasi itu, kata Deden, peserta KB di Pandeglang bisa dikatakan tinggi, dan animo warga setempat untuk mengikuti program nasional itu juga baik.

Terkait masih sekitar 32% PUS yang belum mengikuti KB, menurutnya, karena berbagai alasan, di antaranya karena baru menikah, belum memiliki anak, KB dengan menggunakan cari lain di luar program pemerintah dan tidak bersedia mengikuti KB.

Mengenai penggunaan alat kontrasepsi, menurutnya, sebagian besar masih memiliki jenis suntik dan pil.

"Sebagian besar menggunakan suntik dan pil. Ke depan kita akan mendorong mereka agar memakai metode jangka panjang seperti IUD dan implat/susuk," paparnya.

Berdasarkan pantauan SIGAP, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebelumnya tengah membidik daerah-daerah tertinggal, perbatasan dan pulau terluar yang ada di seluruh Indonesia untuk mengintensifkan program KB.

Sugiri menjelaskan selama ini program KB kurang terealisasi dengan baik di daerah tertinggal, perbatasan dan pulau terluar karena sulitnya akses.

Secara umum, tujuan program KB adalah membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekutan sosial ekonomi suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak, agar diperoleh suatu keluarga bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. (laporan rusman/ant)

 

Arsip Berita